Saturday, 29 January 2011

Home » Demam Tipus dan Tipoid

Demam Tipus dan Tipoid

Dibaca :
Demam tipus (Tipoid) sering dikacaukan dengan demam berdarah apalagi bila keadaan normal dan tidak ada KLB Yang sangat berbeda adalah proses timbulnya demam.
Gejala dan Penyebab Terjadinya
1. Pada tipus dan tipoid, timbulnya demam adalah perlahan-lahan dimulai dari rasa tidak enak badan dan kurang nafsu makan beberapa hari.
2. Kemudian setelah 5 atau 7 hari baru timbul demam tinggi. Di samping itu, penyebab demam tipus adalah bakteri. Berarti obat yang tepat untuk membunuh kuman tipus sudah ada. Untuk menegakkan diagnosa demam tipus biasanya juga tidak sesulit Demam Berdarah.
3. Kondisi fisik penderita tipus biasanya jauh lebih lemah dibandingkan dengan penderita Demam Berdarah, karena sakit sudah lama dan berangsur-angsur
4. Buang air besar pada demam tipus biasanya tidak ada sampai beberapa hari. Karena tipus merupakan penyakit perut.
Pengelolaan terhadap Penderita Tipus dan Tipoid
Dalam pengelolaan pengobatannya:
1. Pengaturan makanan perlu diutamakan, yaitu makanan cair atau lembek, disertai istirahat di tempat tidur.
2. Bila si penderita kooperatif dan mau mengikuti nasihat istirahat dan aturan makan, barangkali penderita demam tipus tidak perlu sampai dirawat di Rumah Sakit. Karena obat-obat pembunuh kuman tipus sekarang sudah banyak yang bagus.
3. Kecuali pada keadaan tertentu dimana kondisi tubuh penderita sudah demikian jelek, sehingga perlu pemberian makanan dan obat-obatan melalui infus atau sonde.
Demam tipoid berarti mirip demam tipus. Disebut mirip karena pada taraf awal sakit sangat tidak jelas, demam hanya ringan (panas badan tidak tinggi hanya berkisar 38°Celcius), itupun kalau di malam hari setelah siang harinya bekerja lebih banyak dan biasa. Penderita seperti tetap aktif sehari-hari, tetapi dan hari ke hari kondisinya mulai melemah.
Kuman penyebabnya tetap sama dengan kuman penyebab tipus yaitu Salmonella thypi. Sampai sekarang obat dan golongan chloramphenicol dan thiamphenicol masih dianggap cukup sensitif. Meskipun sudah ada yang lebih yakin dengan memberikan obat dan golongan ciprofloxacine, karena lebih baru sehingga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit ini, kemungkinan kuman tipus masih belum resisten.

Artikel Terkait