Saturday, 12 February 2011

Home » edukasi » jaringan pada tumbuhan

jaringan pada tumbuhan

Dibaca :
1) JARINGAN MERISTEM
Jaringan yang sel penyusunnya bersifat embrional artinya selnya masih dapat membelah terus menerus
Terdapat pada ujung ujung akar batang terdapat titik apikal, jika apikal dipotong lateral bud akan tumbuh bercabang.

Jaringan meristem :
a) Jaringan meristem primer
Lanjutan dari jeringan embrional. cth : titik apikal
b) Jaringan sekunder
jaringan yang tumbuh setelah mengalami deferensiasi. cth : kambium

2) JARINGAN DEWASA
jaringan yang tumbuh dari hasil deferensiasi dan spesialisasi hasil pembelahan jaringan meristem. cth : epidermis, palenkim, skerenkim dan kolenkim.

ciri khas :
- telah mengalami deferensiasi
- pada umumnya tidak membelah lagi
- bentuk permanen, rongga sel besar, dinding sel telah mengalami pembelahan



A. JARINGAN EPIDERMIS
merupakan jaringan yang menutupi permukaan tumbuhan

ciri” :
- bentuk sel seperti balok
- tersusun berlapis tunggal, rapat, tidak ada ruang antar sel
- tidak memiliki klorofil
- memodifikasi sesuai letak dan fungsi, cth: lapisan lilin pada daun talas, rambut akar.

B. JARINGAN PARENKIM
- nama lain dari jaringan parenkim adalah jaringan dasar
- sel parenkim yang mengandung klorofil adalah klorenkim
- fungsi dari jaringan parenkim adalah untuk menyimpan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan

C. JARINGAN PENGUAT (STEREON)
Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan.
terdiri atas :
- kolenkim
berfungsi sebagai jaringan penguat tubuh tumbuhan yang muda, pada jaringan kolenkim penebalan dinding belum merata. jaringan ini juga tersusun atas sel sel hidup dan protoplasma aktif.

- sklerenkim
berfunsi sebagai penguat tubuh tumbuhan tua. pada jaringan ini penebalan dinding sudah merata.
sklerenkim tersusun atas sklereid dan sklereida. sklereid merupakan serabut dan sklereida merupakan biji bijian.

D. JARINGAN PENGANGKUT
a. xylem : berfungsi sebagai pengankut air dari akar menuju daun, xylem hanya memiliki 1 jalur pengedaran.
b. floem : berfungsi sebagai pengedar makanan ke seluruh tubuh tumbuhan. floem memiliki 2 jalur pengedaran.

E. JARINGAN GABUS
jaringan yang berfungsi sebagai pengganti epidermis yang rusak. jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus (falogen)
falogen akan membentuk felom jika keluar, dan kedalam membentuk feloderm.

Artikel Terkait