Saturday, 19 March 2011

Home » edukasi » MEKANISME MELIHAT

MEKANISME MELIHAT

Dibaca :


MATA
Bola mata terdiri atas 3 lapisan, yaitu:
a) Sklera
Sklera merupakan lapisan terluar dan berfungsi melindungi bola mata. Pada lapisan ini terdapat kornea (bagian depan sklera yang transparan), konjungtiva (selaput tipis yang melapisi kornea) dan glandula lakrimal (kelenjar air mata yang menjaga kelembaban mata).
b) Koroid
Koroid merupakan lapisan tengah bola mata.  Pada lapisan ini terdapat iris, pupil (mengatur cahaya yang masuk ke retina), lensa cembung, otot lensa dan aqueous humor.
c) Retina
Retina merupakan lapisan terdalam bola mata dan sensitif terhadap cahaya. Pada retina terdapat fotoreseptor yang terdiri atas sel batang dan sel kerucut. Pada retina juga terdapat bintik buta (bintik yang tidak mempuyai sel batang) dan fovea.
   * Sel Batang
Sel batang berfungsi untuk membantu penglihatan pada saat intensitas cahaya lemah.
Sel-sel batang tidak dapat melihat pada cahaya lemah. Sel batang mempunyai pigmen yang sensitif terhadap cahaya merah (rhodopsin). Rhodopsin terdiri ats opsin dan retinin. Pada saat terang, pigmen ini terurai dan dibentuk kembali pada saat gelap. pembentukan rhodopsin memerlukan vitamin A. Akibatnya, jika seseorang mengalami kekurangan vitamin A, akan menderita rabun senja. Pembentukan rhodopsin memerlukan waktu adaptasi. Itulah sebabnya kita tidak dapat melihat dengan cepat jika kita beralih dari tempat terang ke tempat remang-remang.
   * Sel Kerucut
Sel kerucut sangat penting untuk melihat pada waktu terang sehingga kita dapat melihat warna objek tertentu. Sel kerucut mengandung pigmen iodopsin. Ada 3 jenis iodopsin, yaitu iodopsin merah, hijau dan biru. Iodopsin ini akan mulai terurai dengan cahaya yang kuat. Jika kita berada di tempat gelap, kemudian masuk ke tempat terang iodopsin akan terurai dengan cepat. Akibatnya, kita merasa silau.
Kekurangan jenis iodopsin tertentu dapat menyebabkan ketidakmampuan membedakan warna tertentu (buta warna).


MEKANISME MELIHAT PADA MATA MANUSIA
Manusia dapat melihat benda karena adanya cahaya. Cahaya yang ditangkap mata berturut-turut akan melalui kornea, aqueous humor, pupil, lensa, vitreus humor, dan retina. Lensa mata berfungsi memfokuskan cahaya yang terpantul dari benda-benda yang terlihat sehingga menjadi bayangan yang jelas pada retina. Cahaya ini akan merangsang fotoreseptor untuk menyampaikan impuls ke saraf penglihat dan berlanjut sampai lobus oksipitalis pada otak besar.

Artikel Terkait