Saturday, 10 December 2011

Home » DRUPAL , UNIK » SEJARAH DRUPAL

SEJARAH DRUPAL

Dibaca :
            SEJARAH DRUPAL
            Pada posting kali ini saya akan membahas tentang web builder yang open source dan untuk menggunakannya tidak perlu repot-repot harus mempunyai backround IT web builder itu bernama CMS DRUPAL.





             Tanpa Dries Buytaert, kelahiran drupal mungkin tidak akan ada hingga sekarang. Lelaki berkebangsaan belgia yang dilahirkan pada tanggal 19 November 1978 ini, adalah pembuat dari drupal.
Awalnya pada tahun 2000, Dries dan Hans Snijder membuat jaringan internet tanpa kabel bersama 8 temannya di University of Antwerp. Mereka kemudian membuat sebuah software yang dinamakan "Message Board" , dengan tujuan untuk berkomunikasi dan saling bertukar informasi tentang project LAN yang dibutuhkan.


             Hingga Dries lulus, software tersebut balum mempunyai nama. Kemudian Dries dan teman temannya memutuskan software tersebut di-publish menjadi website di internet agar mereka tetap saling berkomunikasi. Sambil mencari nama domain yang tepat untuk website tersebut, Dries menamakannya Drop.org . Sejak awal Dries menginginkan nama website tersebut adalah dorp.org, dimana kata itu berasal dari bahasa belanda yang artinya "desa kecil" yang berarti mereka menganggap ini sebuah komunitas kecil. Akan tetapi, akibat salah mengetik pada nama domainnya dan sekaligus nama domain tersebut ternyata belum dimiliki oleh siapapun maka akhirnya drop.org yang terpilih. Sejalan dengan perkembangannya, website yang mulanya diperuntukan bagi kalangan tersendiri, ternyata banyak mengundang banyak ketertarikan Audience yang mulai mendiskusikan tentang teknologi web terbaru ini, maka pada bulan januari 2001 Dries memutuskan utu merilis software message board dengan nama DRUPAL dengan tujuan agar orang lain dapat menggunakan serta mengembangkannya. Drupal sendiri terdiri atas kata droo-puhl, yang berasal dari bahasa inggris, namun pengucapannya dengan bahasa Belanda yaitu druppel, yang berarti tetesan.
                                                                       Dries Buytaert


           Makna tetesa ternyata tidak hanya berhenti pada makna dari sebuah nama saja, melainkan makna tersebut diimplementasikan pula pada sebuah logo drupal. Logo drupal tersebut memiliki makna tetesan air. Ide itu tercetus begitu sederhana, yaitu sebuah tetesan berbentuk lingkaran. Seiring dengan berkembangnya komunitas Drupal, dan dengan diilhami dari sebuah kartun tetesan dengan muka, kemudian Steven Wittens membuat tetesan air tiga dimensi. Lebih lanjutKristjan Jensen mengusulkan untuk meletakkan 2 tetesan jatuh bersama sama tepatnya di samping sebagai bayangannya. Setelah itu, penambahan dilakukan pada mata yang memandang jauh, hidung setengah melingkar dan senyum yang khas. Maka jadilah logo Drupal layaknya tetesan air dengan bayangan di sampingnya yang memiliki roman muka kartun dengan mata, hidung, senyuman yang optimis.


SEMOGA BERMANFAAT :)

Artikel Terkait