Friday, 29 August 2014

Home » edukasi , news » PERBEDAAN BBM PREMIUM DAN PERTAMAX

PERBEDAAN BBM PREMIUM DAN PERTAMAX

Dibaca :
PERBEDAAN BBM PREMIUM DAN PERTAMAX



Mungkin akhir-akhir ini banyak yang bertanya, apasih bedanya premium sama pertamax ?? kok pertamax lebih mahal ya ?? kelebihannya apasih ?? kekurangannya apasih ?? terus kendaraanku ini cocoknya pake yang mana ya ??
Okee, disini akan saya paparkan kelebihan dan kekurangan lengkap dengan penjelasan cara kerja masing-masing jenis BBM ini. 


Tapi sebelum saya menjelaskannya lebih detail, anda perlu tahu beberapa istilah ini terlebih dahulu,
1. RON (Research Octane Number) atau biasa disebut nilai oktan, RON adalah tingkat kompresi pada mesin yang terjadi sebelum bahan bakar melalui proses pembakaran, misal : premium ber-oktan 88 artinya 88% terdiri dari iso-oktana dan 12% adalah n-heptana. Semakin kecil niali oktan maka volume BBM yang dibakar akan semakin banyak karena memiliki tingkat tekanan yang kecil.
 
Premium, BBM ini adalah jenis BBM yang paling murah karena mendapat subsidi dari pemerintah melalui APBN. BBM jenis ini umumnya berwarna kuning jernih dan memiliki nilai oktan (RON) hanya 88. Dengan nilai oktan yang kecil inilah yang kadang menyebabkan piston cepat rusak karena pembekaran tak sempurna.

Menggunakan tambahan pewarna dye, Mempunyai Nilai Oktan 88, Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak

Pertamax
Pertamax memiliki nilai oktan 92, ini adalah produk yang dikeluarkan oleh pertamina pengganti premix pada tahun 98 karena campuran MTBE (methyl Tertiery Butyl Ether). Pertamax dihasilkan dengan mencapurkan zat aditif kedalam pembuatannya sehingga dihasilkan nilai oktan yang cukup tinggi. Pertamax dianjurkan digunakan pada kendaraan rakitan di atas tahun 1990 terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan Electronic Fuel Injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik).

Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal, Untuk kendaraan yang menggunakan electronic fuel injection dan catalyc converters, Menpunyai Nilai Oktan, Bebas timbal, Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya, Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain.

Pertamax Plus
adalah bahan bakar minyak produksi Pertamina. Pertamax Plus, seperti halnya Pertamax dan Premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi, dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannnya di kilang minyak. Pertamax Plus merupakan bahan bakar yang sudah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax Plus adalah bahan bakar untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, dan catalytic converters.

Telah memenuhi standart WWFC, BBM ini ditujukan untuk kendaraan yang bertehnologi tinggi dan ramah lingkungan, Menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers dan catalytic converters, Tidak menggunakan timbal, alias tanpa timbal, Mempunyai Nilai Oktan 95, Toluene sebagai peningkat oktannya, Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain.

Tujuan mesin dibuat dengan perbandingan kompresi tinggi adalah untuk meningkatkan efisiensi (irit bahan bakar) dan menurunkan kadar emisi.
Semakin tinggi angka oktan, maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin motor kita, kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga.

Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi (kecuali ada modifikasi lain). Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar (dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi). Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah). Bensin yang gagal terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep.

Berikut daftar bahan bakar motor dan mobil sesuai rasio kompresi :

YAMAHA
Vega-R (9.3:1) Pertamax
Vega-ZR (9.3:1) Pertamax
Mio (8.8:1) Premium
Jupiter (9.0:1) Premium
F1ZR (7.1:1) Premium
RX-KING (6.9:1) Premium
YT 115 (7.2:1) Premium
RZR (7:01) Premium
Nouvo (8.8:1) Premium
Crypton (9.0 : 1) Premium
Yamaha Alfa (7.2 : 1) Premium
Yamaha RXZ (7.0 : 1) Premium

Jupiter-Z (9.3:1) Pertamax
Jupiter MX-135LC (10.9:1) Pertamax Plus
Scorpio-Z (9.5:1) Pertamax
VIXION (10.4:1) Pertamax/pertamax plus
Majesty 125 (11:01) Pertamax Plus
Scorpio (9.5:1) Pertamax

SUZUKI
Satria FU (10.2:1) Pertamax/pertamax plus
Shogun New FL125 Series (9.6 : 1) Pertamax
Shogun FD125 X (9,5 : 1) Pertamax
Thunder 125 (9.2 : 1) Premium/Pertamax
Spin 125 (9.6:1) Pertamax
SkyWave 125 (9.6 :1) Pertamax

KAWASAKI
Kawasaki Blitz R 53 mm x 50.6mm 111 cc 9.3 : 1 (Pertamax)
Kawasaki Athlete 56 mm x 50.6mm 124.6 cc 9.8 : 1 (Pertamax)
Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41.2mm 2x 250 cc 11.5 : 1 (Pertamax Plus)
Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc 11 : 1 (Pertamax Plus)
Kawasaki Ninja RR 150 7.2 : 1 (Premium)
Kawasaki Kaze 9.3 : 1 (Pertamax)

HONDA
Honda GL 100 52 x 49.5mm 105.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda GL Max 56.5 x 49.5mm 124.1 cc 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda GL Pro 61.0 x 49.5mm 144.7cc 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda Supra 50.0 x 49.5mm 97.1 cc 8.8 : 1 (Premium)
Honda Tiger 63.5 x 62.2 mm 196.9cc 9.0 : 1 (Premium)
Honda Megapro 63,5 x 49,5 mm 156.7cc 9.0 : 1 (Premium)
Honda CS-1 58 x 47,2 mm 124.7 cc 10.7 : 1 (Pertamax Plus)
Honda Supra PGM FI 52,4 x 57,9 mm 124.8cc 9.0 : 1 (Premium)
Honda Blade 50 x 55,6 mm 109.1 cc 9.0 : 1 (Premium)
Honda Vario 10, 7:1 (Pertamax Plus)
Honda CBR 150 R 11:1 ( Pertamax Plus)
Honda Beat 125 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda Scoopy 108 cc 9.2 : 1 (Pertamax)
Honda Absolute Revo 110 cc 9 : 1 (Premium)

SEMOGA BERMANFAAT :)
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamax_Plus
               http://www.memobee.com/perbedaan-bensin-premium-dengan-pertamax-422-eij.html%20%5B10
               http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan




Artikel Terkait